Diberitahukan kepada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Program Studi TI-D3 yang mengambil mata kuliah Sertifikasi 1 & 2, pengarahan akan dilakukan pada : Hari : Jum'at Tanggal : 1 April 2011 Waktu : 14.00 - 16.00 Ruang : Gedung E.3 Acara : Pengarahan Sertifikasi 1 & 2
Demikian pengumuman ini, atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
Diberitahukan kepada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer yang mengambil mata kuliah Bimbingan Karir, pengarahan akan dilakukan pada : Hari : Jum'at Tanggal : 1 April 2011 Waktu : 13.00 - 15.00 Ruang : Gedung E.3 Acara : Pengarahan Bimbingan Karir
Demikian pengumuman ini, atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
Inter Milan memanfaatkan dengan maksimal kekalahan AC Milan untuk memangkas jaraknya. Kesuksesan memukul Lecce 1-0 membuat Nerazzurri kini tinggal berjarak dua angka dari Milan.
Bermain di kandang sendiri, Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (20/3/2011), Inter menghadapi perlawanan alot Lecce. Namun, gol semata wayang Giampaolo Pazzini memastikan kemenangan mereka.
Tiga angka ini membuat Inter kini telah mengumpulkan 60 poin dari 30 pertandingan. Tim asuhan Leonardo itu cuma tertinggal dua angka dari Milan yang masih bercokol di posisi teratas.
Jalannya pertandingan Sejak awal babak pertama, Inter mengendalikan permainan. Meski secara statistik mendominasi penguasaan bola, 71 persen berbanding 29 persen, Inter gagal mencetak satu gol pun.
Peluang bersih pertama baru tercipta pada menit 51, kali ini untuk Inter. Tandukan Pazzini menyambut umpan silang Wesley Sneijder masih bisa ditepis kiper Lecce, Antonio Rosati.
Semenit berselang, peluang Inter akhirnya berbuah gol. Bekerja sama dengan Goran Pandev, Pazzini menguasai bola di kotak penalti lawan dan dengan tendangan kaki kanan, striker timnas Italia itu merobek jala Rosati.
Rosati memprotes gol Pazzini tersebut karena menurutnya Pazzini menggunakan tangan saat mengontrol bola hasil operan Pandev. Namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
Lecce mendapat hadiah tendangan bebas tepat di luar kotak penalti Inter di menit 81. Tetapi, Ruben Oliviera yang bertugas mengeksekusinya menendang bola ke pagar pemain Inter.
Lima menit menjelang bubar, Lecce berkesempatan menggagalkan kemenangan Inter. Namun, sepakan Andrea Bertolacci dari jarak dekat masih bisa digagalkan oleh kiper Julio Cesar.
Wasit pun akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dan Inter harus bersyukur bisa memetik tiga angka penuh malam ini.
Chelsea dan Manchester United harus saling bunuh di perempatfinal Liga Champions. Sementara itu juara bertahan Inter Milan kembali berhadapan dengan tim Jerman. Duel Inggris tersaji di perempatfinal seiring dengan diundinya Chelsea untuk menghadapi MU. Chelsea akan menjadi tuan rumah leg I pada 5/6 April dan MU gantian jadi tuan rumah pada 12/13 April.
Satu wakil Inggris lain, Tottenham Hotspur sementara itu dihadapkan dengan wakil asal Spanyol Real Madrid. Sedangkan klub Spanyol lain, Barcelona, kebagian tim asal Ukraina Shakhtar Donetsk.
Satu partai perempatfinal lain akan mempertemukan satu-satunya wakil Italia di kompetisi Eropa, Inter, dengan Schalke 04. Sebelumnya Inter juga menyisihkan tim Jerman lain, Bayern Munich, di babak 16 besar.
Perempatfinal Liga Champions:* 1. Real Madrid vs Tottenham Hotspur 2. Chelsea vs Manchester United 3. Barcelona vs Shakhtar Donetsk 4. Inter Milan vs Schalke 04
Inter Milan sukses menjaga peluang mempertahankan gelar juara Eropa setelah dalam laga di Allianz Arena, Rabu (16/3/11), Nerazzurri menaklukkan Bayern Munich 3-2. Kemenangan juga memastikan Inter menjaga kehormatan Italia di Eropa. Datang ke kandang lawan, Inter tak terlalu diunggulkan mengingat defisit satu gol dari leg pertama. Namun Inter justru mampu membuktikan mental juara dan mensegel satu tempat di babak delapan besar Liga Champions dengan agregat 3-3 dimana Inter lolos keunggulan gol tandang.
Sempat memimpin satu gol terlebih dahulu lewat gol cepat Samuel Eto’o di menit ke empat, Inter kemudian tertinggal dua gol sebelum jedah. Di babak kedua Inter sukses menambah dua gol lagi yang memastikan mereka lolos ke babak berikut.
Jalan pertandingan
Inter langsung mengejutkan publik Allianz Arena dengan berhasil unggul ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Umpan terobosan Goran Pandev dengan dingin diselesaikan Samuel Eto’o.
Keunggulan ini tidak dapat dipertahankan dengan baik oleh Inter. Di menit 19, Bayern mampu menyamakan skor lewat Mario Gomez. Lagi-lagi gol ini tercipta berkat blunder kiper Inter Julio Cesar, seperti di leg pertama, yang gagal membendung tendangan Arjen Robben sehingga dengan mudah disambar Gomez.
Lima menit kemudian, Gomez nyaris membawa Bayern berbalik memimpin. Namun kali ini Cesar masih mampu mematahkan tendangan eks pemain VfB Stuttgart itu.
Pada menit 29, Bayern akhirnya berbalik unggul berkat sontekan Thomas Mueller yang menuntaskan kerja keras Robben.
Selepas itu, Bayern makin percaya diri menekan Inter. Franck Ribery hampir membawa Bayern memperbesar keunggulannya di menit 32 bila Cesar tidak mampu menggagalkannya.
Bayern seharusnya mencetak gol ketiga di laga ini pada menit ke-37, sayangnya tendangan Mueller yang sudah gagal dijangkau Cesar cuma membentur tiang gawang.
Setelah jeda, Inter meningkatkan intensitas serangannya guna mencetak dua gol lagi. Awalnya, Inter sempat kesulitan menembus pertahanan Bayern.
Justru kubu tuan rumah memiliki peluang emas untuk kembali memperbesar keunggulan di menit 62. Beruntung Cesar kali ini mampu menahan tendangan voli Gomez.
Inter akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit 64. Aksi menawan Coutinho memudahkan Eto’o untuk mengirim umpan kepada Wesley Sneijder yang langsung melepaskan tendangan keras.
Gol ini membuat pemain Inter makin bersemangat. Dua peluang emas didapat Inter lewat Pandev dan Sneijder. Namun masih belum menemui sasaran.
Saat laga memasuki menit-menit akhir, Bayern tampak tak ngotot mencari tambahan gol lagi dan ini menjadi bumerang karena Inter justru memberikan tamparan keras.
Saat laga tersisa dua menit, Pandev membuat publik Allianz Arena terdiam. Mantan pemain Lazio itu menuntaskan umpan matang dari Eto’o. Tendangan keras terarah tak mampu dihalau dan gol pun menentukan lolosnya Inter ke babak delapan besar.
Sempat tertinggal lebih dulu, Inter Milan akhirnya sukses mengalahkan Genoa dengan skor telak 5-2. Hasil ini membuat Nerazzurri tetap menempel pemuncak Seri A AC Milan dengan selisih lima poin. Dalam laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, Minggu (6/3/2011) malam WIB itu, Rodrigo Palacio membawa Genoa unggul di babak pertama.
Untuk kemudian di babak kedua dua gol Samuel Eto'o, Giampaolo Pazzini, Goran Pandev dan Yuto Nagatomo membuat Inter unggul 5-1. Sebelum akhirnya gol Mario Boselli memperkecil skor.
Dengan tiga poin ini La Beneamata kokoh di urutan kedua dengan 56 poin dari 28 laganya. Selisih lima angka pun masih bisa dijaga dari Milan di puncak klasemen. Genoa di urutan ke-12 dengan 35 poin.
Jalannya pertandingan
Di menit ke-11 Inter sebenarnya sukses menjebol gawang Genoa. Namun Eto'o lebih dulu terjebak offside setelah menerima umpan diagonal Maicon.
Tembakan Eto'o di menit ke-20 masih tepat di pelukan Eduardo. Eto'o lagi-lagi punya kesempatan mencetak gol pada menit ke-28 setelah melewati dua pemain Genoa, namun sepakannya masih melenceng dari sasaran.
Lima menit sebelum turun minum Genoa berhasil unggul lebih dulu setelah Palacio membobol gawang Julio Cesar dari tiang jauh.
Pazzini! Inter akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-50 lewat kerjasama Eto'o-Pazzini yang diselesaikan nama terakhir lewat sepakan jarak dekat.
Tak sampai semenit Eto'o membawa Inter berbalik unggul setelah bola rebound hasil tendangan Pandev disambar penyerang asal Kamerun itu untuk menjebol gawang Eduardo.
Eto'o mencetak gol keduanya pada menit ke-57. Kesalahan Giandomenico Mesto dimanfaatkan Eto'o mengonversi jadi gol ketiga Inter dalam laga itu.
Pada menit ke-71 Pandev membuat gol keempat Inter. Eto'o sodorkan bola pada Wesley Sneijder yang kemudian mengumpan pada Pandev yang tanpa kesulitan menjebol gawang Eduardo.
Tujuh menit sebelum bubaran Nagatomo yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol perdananya bersama Inter. Tembakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti tak dapat dicegah masuk.
Di penghujung Boselli mencetak gol kedua Genoa dalam laga itu dan membuat laga berakhir dengan skor 5-2.
Sempat dapat perlawanan sengit, Inter Milan memetik kemenangan 2-0 saat bertandang ke Sampdoria. Dua gol yang dibuat Wesley Sneijder dan Samuel Eto'o mengantar Nerazzurri naik ke posisi dua. Bertanding di Stadion Luigi Ferraris, Senin (28/2/2011) dinihari WIB, Inter harus menunggu hingga pertengahan babak kedua untuk bisa membuka keunggulan. Setelah tendangan bebas Sneijder mengubah kedudukan di menit 73, Et'o memastikan didapatnya tiga poin dengan golnya di menit 90.
Tambahan tiga angka dari laga ini mengantar Inter naik ke posisi dua klasemen dengan poin 53, menggeser Napoli dengan nilai 52. La Beneamata bisa bertahan di posisi tersebut jika Napoli gagal memetik kemenangan saat menjalani laga sulit di kandang AC Milan, Selasa (1/3/2011) dinihari WIB.
Sementara Il Samp tertahan di posisi 14 dengan poin dikumpulkan berjumlah 31.
Jalannya Pertandingan
Sampdoria di luar dugaan berani meladeni permainan terbuka yang dipraktekkan Inter. Kondisi tersebut membuat laga berlangsung menarik di sepanjang 45 menit pertama.
Inter lebih dulu membuka peluang di awal laga saat upaya Andrea Ranocchia menyambar bola yang diumpan Sneijder di muka kotak penalti masih melayang di atas gawang. Tekanan Inter berlanjut melalui tendangan bebas Sneijder dari muka kotak penalti, yang masih bisa ditangkap dengan sempurna oleh kiper Gianluca Curci.
Setelah itu gantian Sampdoria mencoba menekan saat umpan Stefano Guberti dilanjutkan Stefano Poli dengan tendangan keras yang masih melebar. Di menit 29 Daniele Dessena melepaskan tembakan tepat di muka gawang Julio Cesar, namun bola justru membentur rekan setimnya Massimo Maccarone.
Meneruskan umpan dari Pazzini, Houssine Kharja melepaskan sepakan dari jarak dekat yang masih terhadang kaki bek Sampdoria. Di sisi lain Maccarone terlambat menyambar umpan silang dari sisi kiri yang dilepaskan Guberti tepat di muka gawang Inter.
Tepat sebelum turun minum Sampdoria nyaris menggetarkan gawang Inter. Sukses melewati Dejan Stankovic, tendangan Andrea Poli tak sampai dijangkau Cesar. Namun bola urung masuk ke gawang karena cuma membentur tiang.
Sebuah tendangan Sneijder yang masih melebar di tiang dekat mengawali serangan Inter di awal babak kedua. Setelah sebuah peluang yang dimiliki Maccarone berhasil diredam dua bek Inter, tim tamu akhirnya membuka keunggulan di menit 73.
Dari jarak sekitar 23 meter tendangan bebas Sneijder melengkung melewati sisi luar tembok hidup pemain Sampdoria dan bersarang di dalam gawang. Inter unggul 1-0.
Lewat skenario tendangan bebas, yang kali ini diambil oleh Jonathan Biabiany, kembali mengancam gawang Sampdoria. Cuma tiang gawang yang menghindarkan Inter dari keunggulan lebih besar.
Sesaat sebelum laga tuntas Inter akhirnya bisa menggandakan keunggulan. Lolos dari jebakan offside, Eto'o berhasil mengendalikan bola dengan dadanya dan melewati hadangan Stefano Lucchini. Dari jarak dekat dia melepaskan tendangan yang tak kuasa digapai Curci.
Inter Milan pulang dari lawatannya ke markas Fiorentina dengan mengantongi poin penuh. Inter menang 2-1 atas tuan rumah. Dalam lanjutan partai giornata 25 Seri A di Artemio Franchi, Kamis (17/2/2011) dinihari WIB, Inter unggul cepat lewat gol bunuh diri Michele Camporese pada menit enam.
La Viola sempat menyamakan kedudukan, tapi Giampaolo Pazzini akhirnya berhasil memastikan Nerazzurri pulang dengan tiga angka penuh.
Hasil tersebut membuat Inter kini menduduki posisi tiga klasemen Seri A dengan poin 47. Inter tertinggal dua poin dari Napoli yang ada di peringkat dua dan lima poin dari pemuncak klasemen AC Milan.
Jalannya Pertandingan
Baru enam menit pertandingan berjalan, Inter sudah berhasil memimpin 1-0 atas tuan rumah Fiorentina berkat gol bunuh diri pemain belakangnya.
Gol diawali dari umpan tarik Samuel Eto'o ke arah Giampaolo Pazzini. Namun, bola mengenai Michele Camporese dan berubah arah drastis untuk melewati Artur Boruc.
Ketinggalan gol cepat tidak bikin Fiorentina patah arang. Usaha demi usaha untuk menyamakan kedudukan terus diusahakan.
Hasilnya muncul pada menit 33. Manuel Pasqual berpenetrasi di sisi kiri dan mengirim umpan silang ke muka gawang, yang ternyata malah menceplos masuk ke gawang Inter.
Semenit jelang turun minum, Alberto Gilardino melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti. Tapi bola masih melaju tipis di atas mistar.
Inter langsung menekan di awal babak kedua. Empat menit memasuki paruh kedua Dejan Stankovic berhasil melepaskan tembakan keras yang merepotkan Boruc.
Fiorentina membalas pada menit 56. Adrian Mutu dan Valon Behrami bekerja sama sebelum kemudian Gilardino berusaha masuk ke kotak penalti meski bek Inter Andrea Ranocchia masih sukses menghalau dobrakan lawan.
Enam menit berselang, justru Inter yang kembali unggul. Eto'o berhasil memenangi duel dengan Pasqual sebelum mengirim bola untuk Pazzini yang sukses bikin skor jadi 2-1.
Stankovic berusaha menambah keunggulan Inter pada menit 71 lewat tendangan jarak jauh. Mengarah tepat ke gawang, kiper Boruc masih bisa mementahkan upaya tersebut.
Pada menit 84 Inter kehilangan Wesley Sneijder yang harus ditarik keluar karena cedera. Inter niscaya bakal merisaukan kondisi si pemain Belanda.